Teknik Menggunakan Berita
Teknik ini terbilang sederhana namun efektif, caranya dengan mengikuti berita-berita ekonomi makro yang paling penting. Teknik ini menggunakan pending order Buy Stop dan Sell Stop, yang mana Stop Loss diletakkan pada jarak pendek dari harga pembukaan, sedangkan Take Profit diletakkan pada jarak jauh dari harga pembukaan, atau tutup order secara manual.
Faktor yang paling penting dalam penempatan order adalah pilihan berita, yang dapat menyebabkan momentum terkuat di pasar. Berita yang paling penting dibagi ke dalam kelompok-kelompok informasi berikut :
- Non-farmPayrolls- Industrial Production
- PPI
- GDP
- CPI
- Unemployment
- Consumer Confidence
- Money Supply
- Harmonized Index Customer Price (UK and Europe)
- Trade Balance- Retail Sales
- Current Account
- Tankan
- ISM (USA), PMI (Eurozone), CIPS (UK)
- Michigan Sentiment Index
- Beige Book
- Chicago PMI Index
Untuk teknik ini kita bisa memilih berita major pair, yang mana berita akan memiliki dampak yang kuat, memicu gerakan tertinggi di salah satu pasangan ini : EURUSD, GBPUSD, USDJPY, AUDUSD, USDCAD dan NZDUSD.
Bandingkan waktu dalam kalender berita dengan waktu perdagangan.
Langkah berikutnya untuk diikuti : penggunaan time frame M1 atau M5.
Pada waktu 2-3 menit sebelum berita dikeluarkan, tempatkan pending order Buy Stop dan Sell Stop pada jarak high sebelumnya dan low pada harga untuk 10-15 menit terakhir,tapi tidak boleh lebih dekat dari 8 poin dari tingkat harga saat ini. Untuk meminimalkan kerugian dianjurkan untuk Stop Loss pada level 3-4 spread dari harga saat ini dari pasangan mata uang. Selain itu dianjurkan juga untuk menempatkan Take Profit baik pada level 80-90 poin atau tidak menempatkannya sama sekali, tetapi dengan mengikuti pergerakan harga.
Order akan diaktifkan pada saat mengeluarkan berita; jika harga tidak mencapai Stop Loss, bergerak ke arah yang menguntungkan, kita akan memindahkan stop-loss ke arah lompatan.


0 comments:
Posting Komentar
Silahkan bagikan pendapat Anda