Mengenal Candlestick
Candlestick menjadi idola bagi banyak trader untuk digunakan sebagai alat bantu bertransaksi di pasar keuangan khususnya di bursa saham. Hal tersebut dikarenakan Candlestick menawarkan informasi yang lengkap sekaligus kesederhanaan untuk membacanya. Informasi yang dibentuk Candlestick terdiri dari harga pembukaan, harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan yang awam dikenal sebagai O (open), H (high), L (low), C (close).
Nilai OHLC inilah yang dipresentasikan oleh sebuah Candlestick dalam bentuk visual yang mudah dimengerti. Satu hal yang juga penting adalah rentang waktu (time frame). Rentang waktu inilah yang membentuk Candlestick menitan, jam an, harian, mingguan, bulanan, dan sebagainya yang bisa digunakan sesuai kebutuhan. Jika kita adalah trader harian maka otomatis yang kita butuhkan adalah Candlestick harian, begitupun dengan trader mingguan, dst.
Seorang trader yang sudah berpengalaman dapat menentukan apakah saatnya membeli, menjual, diam saja, atau menahan saham hanya dengan melihat sekilas saja. Tentu hal ini akan sangat menghemat waktu dalam menganalisa pergerakan sebuah harga. Jadi sudah jelas bahwa pengetahuan akan Candlestick ini sangat penting bagi para trader.
Warna Candlestick sangat bervariasi, tergantung pada platform yang kita gunakan. Pada beberapa platform menggunakan warna hijau (naik) dan merah (turun), namun umumnya menggunakan warna putih dan hitam. Warna putih pada batang (body) menandakan bahwa harga sedang naik dan warna hitam pada batang (body) menandakan harga sedang turun.
Jadi dengan sekilas melihat, kita akan tahu apakah harga sedang turun atau naik. Jika digabungkan dengan ekor yang telah terbentuk, maka kita akan dapat membaca secara keseluruhan apa yang sedang terjadi saat itu. Bahkan kita bisa memprediksi kondisi pasar selanjutnya dan menentukan apa langkah yang harus dilakukan.
Kita juga bisa mengetahui psikologi suatu pasar dalam sekejap hanya dengan melihat Candlestick yang telah terbentuk dalam rentang waktu tertentu. Sebagai gambaran, pada rentang waktu tertentu telah membentuk Candlestick berbatang hitam yang sangat panjang, ini menunjukkan bahwa sebagian besar para trader sedang ketakutan sehingga punya tendensi untuk menjual saham yang dipunyainya dalam harga berapapun.
Dalam suasana yang penuh ketakutan tersebut maka dapat diprediksi bahwa harga akan terus bergerak turun hingga pada akhirnya, para trader tersebut sudah tidak punya saham lagi. Dalam hal ini berarti kita juga harus melepas saham atau setidaknya jangan membeli saham terlebih dahulu sampai semua saham telah dilepas. Itulah gambaran singkat apa yang ditawarkan oleh Candlestick.
Jika Anda tertarik untuk mempelajari Candlestick lebih mendalam lagi, berikut saya rekomendasikan beberapa artikel yang membahas tentang Candlestick :
CANDLESTICK
Candlestick sangat populer bagi banyak orang terutama bagi para trader di bursa saham dan pasar forex. Candlestick memberikan informasi yang lebih lengkap dibandingkan dengan indikator Analisa Teknikal lainnya. Informasi dasar yang bisa diperoleh dari candlestick adalah harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi, dan harga terendah. Pada dasarnya informasi ini sudah cukup bagi kita untuk melakukan analisa terhadap pergerakan harga pada suatu pasar saham.
Indikator Analisa Teknikal yang lain hanyalah sebagai pelengkap untuk mengkonfirmasi sinyal-sinyal dari Candlestick. Beberpa sinyal dari Candlestick sangatlah kuat bahkan tidak memerlukan konfirmasi dari indikator lain. Namun alangkah bijaknya jika kita tetap menggunakan konfirmasi untuk mengurangi resiko kerugian.
Dengan menggunakan pola-pola yang dibentuk oleh Candlestick, kita sudah dapat melakukan aktivitas trading dengan aman. Pola-pola tersebut dapat memberi tahu kita apakah harga akan bergerak turun, bergerak mendatar, atau bergerak naik. Bahkan pola tersebut juga dapat menginformasikan kapan reversal (pembalikan tren) akan terjadi. Ini sangat penting karena hasil yang kita peroleh akan maksimal jika kita memanfaatkan titik-titik pembalikan arah ini.
Jika kita mempelajari pola-pola dari Candlestick kita akan dapat mengetahui kapan saat yang tepat untuk melakukan aksi jual atau beli dalam aktivitas trading. Jadi tidak ada salahnya jika kita luangkan waktu untuk mempelajari Candlestick secara menyeluruh dan mendetail.
Berikut saya rekomendasikan beberapa artikel yang bisa membantu Anda dalam mempelajari pola-pola Candlestick.
Teknik Trading dengan Indikator Bollinger Bands, MACD, dan Moving Average
* Pair
Teknik ini berlaku untuk semua pasangan mata uang utama, seperti :
- EUR / USD
- GBP / USD
- AUD/ USD
- CAD / USD
- NZD / USD
- USD / JPY
* Time Frame
Time Frame yang digunakan : M15
* Indikator
Indikator yang mendasari beserta pengaturannya :
- Bollinger Bands (Periode 20, Pergeseran 0, Deviasi 2)
- Smoothed Moving Average (Periode 2, Pergeseran 0)
- MACD (Fast EMA 11, Slow EMA 27, MACD SMA 4)
* OPEN order
Buka posisi BUY ketika :
- Moving average telah melintasi garis tengah Bollinger Bands dari arah bawah
- MACD histogram di bawah garis
Buka posisi SELL ketika :
- Moving Average melintasi garis tengah Bollinger Bands dari arah atas
- MACD histogram berada di atas garis
* CLOSE order
Tutup posisi ketika :
- Stop Loss pada kisaran 12-16 poin dari posisi order Anda
- Take Profit pada Pivot poin, sekitar 10-15 poin dari posisi order Anda
Strategi Trading Menggunakan Indikator HeikenAshi, ADX, dan Stochastic
* Pair
Teknik ini cocok diaplikasikan pada semua instrumen perdagangan forex
* Time Frame
Time Frame yang paling tepat adalah M5
* Indikator
Teknik ini menggunakan indikator dengan pengaturan sebagai berikut :
- HeikenAshi
- Stochastic (5, 3, 3)
- ADX (14)
* OPEN order
Buka posisi BUY ketika :
- Grafik harga sudah berada di atas MA HeikenAshi, dan dua candle Bullish berturut-turut sudah terbentuk
- Indikator ADX berada pada level di atas 22 poin dan menunjukkan tren naik
- Stochastic menunjukkan pergerakan naik
Buka posisi SELL ketika :
- Grafik harga berada di bawah MA HeikenAshi, dan dua candle Bearish berturut-turut sudah terbentuk
- Indikator ADX ada di bawah 22 poin dan menunjukkan tren turun
- Indikator Stochastic menunjukkan pergerakan turun
* CLOSE order
Tutup posisi dengan menempatkan :
- Take Profit : 10-15 poin
- Stop-Ioss : 5-10 poin
* Tutup posisi BUY ketika harga berada pada kisaran 15 poin di atas open order Anda
* Tutup posisi SELL ketika harga bergerak turun dengan kisaran 15 poin di bawah open order Anda
Teknik Momentum dan ADX (Average Directional Movement Index)
Ini merupakan teknik yang sangat mudah dipahami oleh trader yang sudah berpengalaman ataupun trader pemula sekalipun. Teknik ini mengikuti tren strategi klasik berdasarkan indikator Momentum dan ADX. Untuk mempelajarinya, ikuti langkah-langkah yang akan dijabarkan dibawah ini.
* Pasangan Mata Uang (Pair)
Aplikasikan pada pasangan mata uang utama, seperti :
- EUR/USD
- GBP/USD
- AUD/USD
- USD/CAD
* Time Frame
Berjalan baik pada Time Frame M5
* Indikator
Teknik ini menggunakan beberapa indikator sebagai alat bantu dalam memprediksi arah pergerakan harga. Berikut daftar indikator beserta pengaturannya :
- ADX (D+ dan D- dengan tingkat 25)
- Momentum (14)
- Parabolic SAR (0.2 , 0.02)
- Sebagai indikator tambahan Anda dapat menggunakan EMA (55)
* OPEN Order
Lakukan posisi BUY ketika :
- ADX (14) diatas 25, sedangkan D+ berada diatas 25 dan diatas D-
- Momentum (14) diatas 100
Lakukan posisi SELL ketika :
- ADX (14) diatas 25, sementara D- berada diatas 25 dan diatas D+
- Momentum (14) dibawah 100
* CLOSE Order
Disarankan untuk menutup transaksi yang Anda lakukan dengan pertimbangan sebagai berikut :
- Batas SL (Stop Loss) berada di kisaran 5-7 poin dari harga open order
- Lakukan TP (Take Profit) di kisaran 14-16 poin dari harga open order
Teknik Menggunakan Duo Oscillators (CCI dan MACD)
* Indikator yang digunakan : CCI dan MACD (dalam satu window)
* Time frame : Hasil terbaik dicapai menggunakan frame waktu dari M1 ke H1
* Pengaturan indikator :
- MACD : Fast EMA 12, Slow EMA 26, MACD SMA 2, diterapkan pada harga penutupan
- CCI : Periode 14, diterapkan pada harga penutupan
Cara membuka posisi BUY
- Untuk membuka posisi buy, garis CCI merah harus memotong garis "+100" dari bawah ke atas, sementara indikator MACD akan berada di atas garis demarkasi "0".
- Untuk menutup posisi, garis CCI akan kembali ke tingkat "+100". Namun, alangkah Iebih baik untuk menutup posisi jika garis CCI melintasi MACD.
Cara Membuka Posisi SELL
- Buka posisi sell saat garis CCI warna merah melintasi garis atas "100" dan indikator MACD berada di bawah garis demarkasi "0".
- Tutup posisi sell ketika garis CCI kembali Iagi ke tingkat "100" atau sudah mampu melintasi garis MACD.
Untuk melakukan transaksi Anda harus sering melihat terminal untuk membaca indikator, karena pada teknik ini tidak memungkinkan untuk menempatkan stop Ioss ataupun take profit.
Teknik Scalping Menggunakan CCI dan EMA
* Pair
Teknik trading yang satu ini cocok digunakan untuk semua pasangan perdagangan
* Time Frame
Jangka waktu yang tepat adalah M5 dan yang lebih tinggi
* Indikator
Alat prediksi yang digunakan beserta pengaturannya dapat Anda lihat di bawah ini :
- CCI (200)
- EMA 10 (berikan warna merah atau sesuai selera Anda)
- EMA 21 (berikan warna biru atau sesuai selera Anda)
- EMA 50 (berikan warna hijau atau sesuai selera Anda)
- Level Pivot
* OPEN Order
Posisi BUY dapat dibuka jika :
- Indikator CCI menunjukkan nilai lebih dari 0 (nol)
- EMA 10 lebih tinggi dari EMA 21 dan 50
Posisi SELL dapat dibuka jika :
- Indikator CCI menunjukkan nilai kurang dari 0 (nol)
- EMA 10 lebih rendah dari EMA 21 dan 50
* CLOSE Order
Tutup transaksi dengan pertimbangan sebagai berikut :
- Lakukan Take Profit di saat harga berada pada tingkat Pivot atau setelah garis indikator dari EMA 10 dan EMA 21 saling menyilang dengan arah yang berlawanan
- Stop Loss ditetapkan di kisaran 12-15 poin dari harga pembukaan order
Teknik Trading Berdasarkan Gaps (Jarak/Celah)
Teknik trading berdasarkan gaps ini dirancang untuk bekerja pada Contract For Difference (CFD). Namun, pada kesempatan kali ini kita akan menerapkannya pada CFD di saham American International Group, Inc (AIG instrumen). Yang paling penting dari teknik ini adalah menentukan waktu yang paling ideal yaitu ketika pasar dalam kondisi paling aktif. Selain itu, di saat pembukaan sesi Amerika adalah waktu terbaik untuk memulai aktivitas trading.
* OPEN Order
Posisi SELL atau BUY dapat dilakukan jika sudah memenuhi kondisi berikut ini :
- Ada gap pada pembukaan sesi Amerika
- Gap setidaknya 1O poin
* CLOSE Order :
- Posisi Take Profit ditempatkan dengan selisih 40 poin dari harga pembukaan order
- Stop Loss ditetapkan pada harga penutupan di hari sebelumnya
Teknik Cutting Points
Sekarang kita akan belajar salah satu teknik scalping spekulatif yang dapat Anda manfaatkan sebagai bahan pertimbangan ketika melakukan aktivitas trading pada pasar forex. Teknik ini bagus jika digunakan pada kondisi pasar yang tenang yaitu ketika pergerakan grafik harga dalam channel sideways. Selain itu yang perlu Anda perhatikan adalah eksekusi order harus cepat dan juga spread harus rendah.
* Pair
Terapkan teknik ini pada pasangan mata uang dengan spread rendah seperti EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, USD/ CAD. Namun spread disini bersifat fleksibel, bisa bervariasi tergantung pada penyebaran yang ditawarkan oleh broker Anda.
* Time Frame
Teknik cutting points berjalan baik pada time frame M5
* Indikator
Ada beberapa indikator yang digunakan dalam teknik ini meliputi :
- Bollinger Bands (20, 2)
- Average Directional Movement Index/ADX (periode 14)
- Relative Strength Index/RSI (periode 7)* Sinyal OPEN Order
Sinyal untuk membuka order BUY dapat dilihat pada indikator yang menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut :
- Harga berada di bawah atau di "MA bagian bawah dari Bollinger Bands"
- RSI berada di bawah tanda 30
- ADX berada di bawah tanda 30
Posisi buy dapat dibuka ketika harga bergerak kembali di atas MA bagian bawah dari Bollinger Bands.
Sinyal untuk membuka order SELL dapat dilihat pada indikator yang menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut :
- Harga berada di atas "MA bagian atas dari Bollinger Bands"
- RSI berada di atas tanda 70
- ADX berada di bawah tanda 30
Posisi SELL dapat dibuka ketika harga bergerak kembali di bawah MA bagian atas dari Bollinger Bands.
* Sinyal CLOSE Order
Sinyal untuk menutup order dapat dilihat dengan memperhatikan hal-hal berikut :
- Lakukan Take Profit ketika harga berada di "MA tengah dari Bollinger Bands"
- Lakukan Take Profit cepat 3-5 poin dari harga pembukaan order
- Tempatkan Stop Loss 3 poin di atas "MA bagian atas Bollinger Bands" pada posisi SELL. Sedangkan pada posisi BUY, Stop Loss ditempatkan 3 poin dibawah "MA bagian bawah dari Bollinger Bands".
* CATATAN :
- Teknik ini tidak disarankan untuk perdagangan dengan menggunakan time frame 30 menit sebelum berita ekonomi makro dirilis.
- Kondisi bahwa RSI 70 atau 30 tidaklah wajib. Yang paling penting dalam teknik ini adalah untuk menentukan waktu yang tepat untuk perdagangan ketika harga tetap berada di kisaran sideway.
Teknik 3 Candlestick High Low
* Instrumen : EUR / USD, AUD / USD dan GBP / USD* Time frame : M5
* Kondisi untuk memasuki pasar :
Harus ada tiga berturut-turut baik "bullish" atau "bearish"candlestick pada chart.
* Stop loss:
Baik level High atau Low dari candlestick kedua.
* Take profit:
6 poin untuk pasangan EUR/ USD,
8 poin untuk pasangan AUD / USD,
10 poin untuk pair GBP / USD.
Teknik Scalping dengan EMA (Exponential Moving Average)
* Instrumen : Instrumen Forex utama dengan spread rendah seperti EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, USD/ CAD. Jumlah instrumen bisa bervariasi dan harus dipilih tergantung pada penyebaran yang ditawarkan oleh broker Anda
* Time Frame : M1 dan M5
* Indikator yang digunakan :
- EMA dengan periode 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 (warna pink)
- EMA dengan periode 17, 19, 21, 23, 25, 27, 29, 31, 33, 35, 37, 39, 41 (warna biru)
- EMA dengan periode 44, 47, 50, 53, 56, 59, 62, 65, 68, 71, 74 (warna hijau)
Waktu untuk membuka posisi Buy :
- Buka posisi Buy ketika EMA merah muda menyilang EMA hijau dari atas
- Tambah posisi Buy ketika harga menyentuh garis hijau atau biru dan kembali ke garis merah muda
Waktu untuk membuka posisi Sell :
- Buka posisi Sell ketika EMA merah muda menyilang EMA hijau dari bawah
- Tambah posisi Sell ketika harga menyentuh garis hijau atau biru dan kembali ke garis merah muda
Waktu untuk take profit :
- Pada time frame M1, take profit adalah sebesar 5-7 poin dari entry level saat membuka posisi awal, dan 4 poin Iebih jauh ketika Anda menambahkan posisi baru. Stop loss ditempatkan 12 poin dari entry level.
- Pada time frame M5, take profit adalah sebesar 12-20 poin dari entry level saat membuka posisi awal, dan 7 poin Iebih jauh saat Anda menambahkan posisi baru. Stop loss ditempatkan 18 poin dari entry level.
Analisa Fundamental : YM (Dow Jones)
YM (DOW JONES) : Analisa Umum
12 Februari
Tren saat ini
Indeks Dow Jones terus diperdagangkan dalam tren turun setelah break palsu dari level resistance penting 4/8 Murrey. Sekarang harganya 24470.3, level support terdekat adalah pada 3/8 Murreyor 24218.8.
Pasar saham tertekan oleh kenaikan yield obligasi Treasury : Dengan demikian, yield obligasi 10 tahun melampaui 2.84%, yang merupakan rekor dalam beberapa tahun terakhir. Faktor negatif tambahan untuk indeks saham bisa jadi pertumbuhan inflasi yang cepat, yang akan menyebabkan pengetatan kebijakan moneter dan akan membuat pinjaman lebih mahal. Katalis potensial kedua, yang juga dapat berkontribusi terhadap perubahan tarif, mungkin merupakan defisit anggaran. Menurut perkiraan awal, bisa meningkat menjadi USD 1.2 triliun pada 2019 karena biaya tambahan. Rencana anggaran akan dipublikasikan hari ini.
Pejabat Fed berulang kali berbicara mengenai pasar saham yang terlalu panas : minggu lalu, William Dudley mengatakan bahwa dia tidak menolak penurunan yang begitu cepat, karena ini membantu mengurangi risiko gelembung.
Support dan resistance
Stochastic berada pada level 98 poin dan mengindikasikan kemungkinan penurunan aset tersebut.
Level resistance: 25000.0, 25338.5.
Level support: 24218.8, 23437.5.
Tips perdagangan
Posisi sell dapat dibuka setelah terjadi breakdown di level support 3/8 Murray atau 24218.8 dengan takeproflt di 23437.5 dan stop-loss di 24760.5.
Skenario
Rekomendasi : SELL STOP
Entry Point : 24218.0
Take Profit : 23437.5
Stop Loss : 24760.5
Level Kunci : 23437.5, 24218.8, 25000.0
loading...
Analisa Teknikal : FDAX
FDAX: Analisis Teknis
12 Februari
FDAX, D1
Pada grafik harian, instrumen diperdagangkan tepat di atas garis bawah Bollinger Bands. Harga tetap di bawah rata-rata bergerak yang mulai ditolak. RSI, yang baru saja meninggalkan zona oversold, sedang melakukan pengujian dari atas perbatasannya. Komposit mendekati MA yang lebih panjang.
FDAX, H4
Pada grafik 4 jam, instrumen diperdagangkan di bawah Bollinger Bands. Harga tetap di bawah rata-rata bergerak yang diarahkan ke bawah. RSI berkembang, setelah gagal MA yang lebih lama. Komposit tumbuh juga.
Level kunci :
Support levels: 12085.0 (tertinggi February 2017), 11920.0 (terendah Agustus 2017), 11730.0 (harga terendah).
Resistance levels: 12300.0 (harga tertinggi), 12390.0 (harga tertinggi), 12600.0 (harga tertinggi).
Tips trading
Ada kemungkinan koreksi atau konsolidasi naik, sementara tembusan dukungan kuat di dekat 12085.0 akan memungkinkan harga turun lebih lanjut.
Posisi sell bisa dibuka dari level 12085.0 dengan target di 11920.0, 11730.0 dan stop-loss di 12215.0.
Posisi buy bisa dibuka dari level 12390.0 dengan target di level 12600.0 dan stop-loss di 12300.0.
Skenario
Rekomendasi : SELL STOP
Entry Point : 120850
Take Profit : 11920.0
Stop Loss : 12215.0
Level Kunci : 11730.0, 11920.0, 12085.0, 12300.0, 12390.0
Skenario alternatif
Rekomendasi : BUY STOP
Entry Point : 12390.0
Take Profit : 12600.0
Stop Loss : 12300.0
Level Kunci : 11730.0, 11920.0, 12085.0, 12300.0, 12390.0
Analisa Fundamental : NZD/USD
NZD/USD: NZD menguat
12 Februari
Tren saat ini
NZD menunjukkan pertumbuhan moderat terhadap USD di awal minggu baru, mengembangkan momentum "buIIish" yang terbentuk pada hari Jumat.
Instrumen ini didukung oleh lemahnya USD dan gelombang penjualannya yang lain di tengah prospek yang ambigu untuk menaikkan suku bunga Fed dan situasi yang sangat tidak stabil di bursa saham.
NZD dalam permintaan tradisional sebagai mata uang "safe haven". Dukungan tambahan saat ini diberikan oleh statistik makro ekonomi yang baik. Penjualan eceran menggunakan kartu pembayaran elektronik pada bulan Januari naik dari MoM 0.6% menjadi 1.4% MoM. Secara tahunan, indikatornya juga meningkat dari 3.3% YoY menjadi 3.4% YoY.
Support dan resistance
Pada grafik D1, Bollinger Bands secara aktif membalikkan secara horizontal. Kisaran harga tidak praktis berubah, tetap agak luas, mengingat tingkat aktivitas saat ini. Strategi channel trading harus diikuti.
MACD membalikkan ke atas melestarikan sinyal jual (histogram berada di bawah garis sinyal). Ada kesempatan untuk mempertahankan posisi buy yang ada dalam jangka pendek, sedangkan untuk pembukaan transaksi baru lebih baik menunggu tampilan sinyal perdagangan akhir.
Stochastic juga berbalik ke pertumbuhan setelah bergerak dari tanda 20, yang merupakan batas formal instrumen oversold. Seseorang harus mempertimbangkan untuk membeli dalam jangka pendek/sangat pendek.
Resistance levels : 0.7275, 0.7300, 0.7349, 0.7404.
Support levels : 0.7255, 0.7233, 0.7195, 0.7173.
Tips trading
Untuk membuka posisi buy, seseorang dapat mengandalkan breakout 0.7275 atau 0.7300, jika indikator teknis tidak bertentangan dengan tren "bullish". Take-profit 0.7350-0.7375. Waktu pelaksanaan : 2-3 hari.
Rebound dari level 0.7275 dari resistance, dengan tembusnya 0.7255, bisa menjadi sinyal sell dengan target di 0.7200 atau 0.7173. Stop loss 0.7320. Waktu pelaksanaan: 2-3 hari.
Skenario
Rekomendasi : BUY STOP
Entry Point : 0.7280, 0.7310
Take Profit : 0.7350
Stop Loss : 0.7230
Level Kunci : 0.7173, 0.7195, 0.7233, 0.7255, 0.7275, 0.7300, 0.7349
Skenario alternatif
Rekomendasi : SELL STOP
Entry Point : 0.7250
Take Profit : 0.7200
Stop Loss : 0.7320
Level Kunci : 0.7173, 0.7195, 0.7233, 0.7255, 0.7275, 0.7300, 0.7349
Analisa Teknikal : IBM Corp.
IBM Corp. : Analisis Wave
12 Februari
Harganya bisa turun.
Pada grafik 4 jam, pembentukan koreksi ke atas level yang lebih tinggi seperti gelombang (2) dari (C) telah berakhir. Secara lokal perkembangan gelombang ketiga (3), di mana momentum ke bawah terbentuk dalam gelombang 1 dari (3), telah dimulai. Jika asumsinya benar, harganya akan turun ke level 138.84. Level 156.66 sangat penting untuk skenario ini.
Skenario utama
Posisi sell akan menjadi relevan selama koreksi, di bawah level 156.66 dengan target di 138.84.
Skenario alternatif
Breakout dan konsolidasi harga di atas level 156.66 akan membiarkan harga tumbuh ke level 168.70.
Skenario
Rekomendasi : JUAL
Entry Point : 149.23
Take Profit : 138.84
Stop Loss : 152.70
Level Kunci : 138.84, 156.66
Skenario alternatif
Rekomendasi : BUY STOP
Entry Point : 1 56.70
Take Profit : 168.70
Stop Loss : 152.70
Level Kunci : 138.84, 156.66,
Analisa Teknikal : JP Morgan Chase Co.
JP Morgan Chase Co. : Analisis Wave
12 Februari
Trennya naik.
Pada grafik 4 jam, momentum ke atas terbentuk sebagai gelombang kelima (v) dalam gelombang ketiga 3 level yang lebih tinggi. Secara lokal gelombang ketiga dari level yang lebih rendah (iii) dari (v) dari 3, di mana koreksi ke bawah (iv) dari (iii) telah berakhir, terbentuk. Jika asumsi itu benar, harganya akan tumbuh ke level 120.00-125.00. Level 106.16 sangat penting untuk skenario ini.
Skenario utama
Posisi buy akan menjadi relevan selama koreksi, di atas level 106.16 dengan target di 120.00-125.00.
Skenario alternatif
Breakdown dan konsolidasi harga di bawah level 106.16 akan membiarkan harga turun ke level 103.92-95.97.
Skenario
Rekomendasi : BELI
Entry Point : 109.76
Take Profit : 120.00
Stop Loss : 106.35
Level Kunci : 95.97, 103.92, 106.16.120.00,
Skenario alternatif
Rekomendasi : SELL STOP
Entry Point : 106.10
Take Profit : 103.92
Stop Loss : 106.85
Level Kunci : 95.97, 103.92, 106.16, 120.00,
Analisa Teknikal : GBP/USD
GBP/USD: Analisis Wave
12 Februari
Pasangan ini bisa tumbuh.
Pada grafik 4 jam, gelombang kelima 5 dari (1) level yang lebih tinggi berkembang. Secara lokal koreksi ke bawah telah terbentuk sebagai gelombang keempat dari level bawah (iv) dari 5. Jika asumsi benar, pasangan akan tumbuh ke level 1.44001.4500. Level 1.3761 sangat penting untuk skenario ini.
Skenario utama
Posisi buy akan menjadi relevan selama koreksi, di atas level 1.3761 dengan target di 1.4400-1.4500.
Skenario alternatif
Breakdown dan konsolidasi harga di bawah level 1.3761 akan membiarkan pasangan turun ke level 1.3480.
Skenario
Rekomendasi : BELI
Entry Point : 1.3854
Take Profit : 1.4400
Stop Loss : 1.3670
Level Kunci : 1.3480, 1.3761, 1.4400
Skenario alternatif
Rekomendasi : SELL STOP
Entry Point : 1.3750
Take Profit : 1.3480
Stop Loss : 1.3840
Level Kunci : 1.3480, 1.3761, 1.4400
Analisa Fundamental : USD/CHF
Indeks Harga Konsumen. Swiss, 11:00 (GMT+2)
12 Februari
Statistik Januari pada indeks harga konsumen di Swiss akan jatuh tempo pada pukul 11:00 (GMT+2). Indikator ini memperbaiki perubahan harga bulanan dalam seperangkat barang dan jasa tertentu. Diharapkan indeks bisa turun dari 0.0% menjadi -0.2% MoM. Indikator tersebut menunjukkan tren kenaikan selama sekitar satu tahun namun cenderung tetap pada level yang sama sebesar 0.8% YoY di bulan Desember.
Analisa Teknikal : EUR/USD
EUR/USD: Analisis Wave
12 Februari
Pasangan ini bisa tumbuh.
Pada grafik 4 jam, gelombang kelima 5 dari (1) level yang lebih tinggi terbentuk. Sekarang perkembangan koreksi ke bawah sebagai gelombang keempat iv dari 5, mengambil bentuk datar (a)(b)(c) dengan gelombang yang diperpanjang (0), telah berakhir. Jika asumsinya benar, pasangan akan tumbuh ke level 1.2540 - 1.2650. Level 1.2202 sangat penting untuk skenario ini.
Skenario utama
Posisi buy akan menjadi relevan selama koreksi, di atas level 1.2202 dengan target di 1.2540-1.2650.
Skenario alternatif
Breakdown dan konsolidasi harga di bawah level 1.2202 akan membiarkan pasangan turun ke level 1.2125.
Skenario
Rekomendasi : BELl
Entry Point : 1.2284
Take Profit : 1.2540
Stop Loss : 1.2200
Level Kunci : 1.2125, 1.2202, 1.2540
Skenario Alternatif
Rekomendasi : SELL STOP
Entry Point : 1.2190
Take Profit : 1 .2125
Stop Loss : 1.2250
Level Kunci : 1.2125, 1.2202, 1.2540
Analisa Fundamental : XAG/USD
XAG/USD: harga perak sedang berkonsolidasi
12 Februari
Tren saat ini
Harga untuk perak menunjukkan penurunan pada hari Jumat, mencatat kenaikan harga minimum baru sejak 22 Desember.
Menjelang penutupan sesi sore, instrumen berhasil mengembalikan sebagian kerugiannya karena penjualan pemalsuan sebesar USD. Selama sesi Asia hari ini, instrumen diperdagangkan dengan kenaikan, mendapat dukungan sebagai penampungan aset mengingat pasar yang sangat volatile.
Sementara itu, XAG masih tertekan oleh prospek kenaikan suku bunga Fed. Pejabat Fed masih berhati-hati dalam komentar, namun tidak ada alasan obyektif untuk mengubah rencana semula. Sejumlah kecil ketidakpastian ditambahkan oleh Jerome Powell, kepala Fed baru sejak 3 Februari.
Support dan resistance
Bollinger Bands pada grafik D1 menunjukkan penurunan yang stabil. Rentang harga tetap hampir tidak berubah namun sangat luas, dan instrumen mencoba untuk mengkonsolidasikan dalam kerangka setelah penurunan yang signifikan pada akhir minggu lalu. Ada peluang bagi pertumbuhan korektif dalam jangka pendek.
MACD membalikkan ke atas melestarikan sinyal jual stabil (berada di bawah garis sinyal). Untuk membuka posisi buy baru, seseorang harus menunggu sinyal beli.
Stochastic membalikkan ke atas, mundur dari level minimum dan menunjukkan perak jenuh jual dalam jangka pendek dan sangat pendek. Seseorang harus mempertimbangkan untuk membeli.
Resistance levels: 16.51, 16.63, 16.74, 16.86.
Support levels: 16.40, 16.20, 16.00, 15.87.
Tips trading
Untuk membuka posisi buy, seseorang bisa mengandalkan breakout 16.51, jika indikator teknikal tidak bertentangan dengan tren kenaikan. Takeprofit 16.86 atau 17.00. Stop-loss 16.30. Waktu pelaksanaan: 2-3 hari.
Kembalinya dinamika "bearish" dengan tembusan 16.20 bisa menjadi sinyal penjualan dengan target pukul 16.00 atau 15.87. Stop loss 16.40. Waktu pelaksanaan: 2-3 hari.
Skenario
Rekomendasi : BUY STOP
Entry Point : 16.55
Take Profit : 16.86
Stop Loss : 16.30
Level Kunci : 15.87, 16.00, 16.20, 16.40, 16.51,16.63, 16.74
Skenario Alternatif
Rekomendasi : SELL STOP
Entry Point : 16.17
Take Profit : 16.00
Stop Loss : 16.40
Level Kunci : 15.87, 16.00, 16.20, 16.40, 16.51 , 16.63, 16.74



























